UHO Siapkan Peraturan Akademik yang Lebih Adaptif
Selasa, 02 June 2026

UHO Siapkan Peraturan Akademik yang Lebih Adaptif

Kendari, Pusat Media UHO. Universitas Halu Oleo (UHO) melaksanakan Lokakarya Penyusunan Dokumen Peraturan Akademik pada Selasa, 2 Juni 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua dan Sekretaris Senat UHO, Ketua dan Sekretaris Komisi Senat UHO, Ketua Jurusan dan Koordinator Program Studi lingkup UHO, Ketua, Sekretaris, dan Anggota Tim Perumus Peraturan Akademik UHO, serta Staf Sekretariat Senat UHO.

Lokakarya ini merupakan upaya meningkatkan kualitas regulasi akademik yang akan menjadi pedoman penyelenggaraan pendidikan di lingkungan universitas. Peraturan Akademik yang sedang disusun akan menggantikan Peraturan Akademik UHO yang ditetapkan pada tahun 2019. Penyusunannya merupakan amanat Statuta UHO dalam Permendiktisaintek Nomor 21 Tahun 2025.

Wakil Rektor Bidang Akademik UHO, Prof. Dr. La Ode Santiaji Bande, S.P., M.P., menyampaikan bahwa salah satu substansi penting yang perlu diperhatikan dalam peraturan akademik yang baru adalah mekanisme penilaian pembelajaran yang harus mengacu pada Rencana Pembelajaran Semester (RPS). Menurutnya, cara pemberian nilai harus disesuaikan dengan metode pembelajaran yang telah dirancang dalam RPS. Karena itu, penguatan kualitas penyusunan RPS menjadi sangat penting dalam mendukung proses pembelajaran yang lebih terukur dan relevan.

“Cara pemberian nilai mengacu pada RPS yang disesuaikan dengan metode pembelajaran. Oleh karena itu, RPS harus diperkuat. Bahkan, cara penilaian dapat berubah setiap semester sesuai dengan metode pembelajaran yang digunakan,” ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa masih banyak aspek yang perlu dibahas bersama untuk memperkaya substansi draf yang telah disusun. “Banyak hal yang perlu dibahas sebagai masukan bagi tim perumus agar draf Peraturan Akademik ini dapat terus diperbaiki dan selanjutnya layak untuk ditetapkan,” tambahnya.

Selain menyesuaikan perkembangan regulasi nasional, Peraturan Akademik yang baru juga akan mengakomodasi berbagai program akademik yang berkembang di tingkat global. Sejumlah ketentuan baru yang direncanakan masuk dalam regulasi tersebut meliputi penyelenggaraan kelas internasional, program joint degree, double degree, pertukaran mahasiswa, transfer kredit, program akselerasi, serta program kredensial mikro. Melalui lokakarya ini, berbagai masukan dari para pihak diharapkan dapat menjadi landasan yang lebih adaptif bagi pengembangan pendidikan tinggi di Universitas Halu Oleo.***

Bagikan ke
atau copy link ini
Translate »