REKTOR KUKUHKAN 9 PROFESOR BARU DARI EMPAT FAKUTAS
KENDARI, HUMAS UHO – Sungguh merupakan kebahagiaan bagi seluruh warga civitas akademika Universitas Halu Oleo, saat ini jumlah Guru Besar saat ini 170 orang dalam bidang ilmu yang berbeda dan tersebar pada 14 Fakultas. UHO menargetkan jumlah guru besar sebelum tahun 2030 akan mencapai 200-250 orang.
Universitas Halu Oleo (UHO) kembali mengukuhkan 9 guru besar, pada hari ini Jumat 11 September 2026. Guru besar yang dikukuhkan berasal dari Empat fakultas, yaitu Fakultas PertanianTiga orang, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Tiga orang, orang, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Dua orang, dan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Satu orang.
Prof. Dr. Ir. Hj. Rahayu M., M.P. berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 43391/M/KPT.KP/2025 dalam bidang ilmu Pengendalian Hama Terpadu.
Prof. Dr. Weka Gusmiarty Abdullah, S.P., M.P. berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 44737/M/KPT.KP/2025 dalam bidang ilmu Manajemen Resiko Agribisnis.
Prof. Dr. Gusnawaty HS, S.P., M.P. berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 44738/M/KPT.KP/2025 dalam bidang Ilmu Pengendalian Penyakit Terpadu.
Prof. Dr. Rosliana Eso, S.Si., M.Si. berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 43548/M/KPT.KP/2025 dalam bidang Ilmu Kemagnetan Tanah dan Batuan.
Prof. Dr. Nasriadi Dali, M.Si. berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 1712/M/KPT.KP/2026 dalam bidang Ilmu Kimia Sintesis Sensor Organik.
Prof. Dr. H. La Aba, S.Si., M.Si. berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 1729/M/KPT.KP/2026 dalam bidang ilmu Fisika Terapan.
Prof. Dr. Ir. Yusnaini, D.E.A. berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 44734/M/KPT.KP/2025 dalam bidang Ilmu Ekofisiologi Reproduksi Ikan.
Prof. Dr. Hj. Darnawati, S.Pd., M.Pd. berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 44735/M/KPT.KP/2025 dalam bidang Ilmu Teknologi Pembelajaran Sejarah.
Prof. Dr. Jamiludin, M.Hum. berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 1715/M/KPT.KP/2026 dalam bidang ilmu Sosiologi Pendidikan.
Pada kesempatan yang berbahagia ini Prof. Dr. Khairul Munandi, S.T., M.Eng. selaku Rektor mewakili seluruh civitas akademika Universitas Halu Oleo, mengucapkan selamat kepada Bapak/ibu yang dikukuhkan pada hari ini atas keberhasilannya mencapai jabatan fungsional Guru Besar. Pencapaian predikat guru besar, menjadi awal mula sebuah perjuangan untuk memantapkan khazanah keilmuan yang telah diraih, dan selalu memiliki integritas yang tinggi, tanggungjawab moral, dan yang terpenting mampu memberi kontribusi kepada masyarakat luas. Pengukuhan guru besar memiliki makna penting, yaitu pengakuan terhadap sebuah prestasi yang diraih, pemberian otoritas keilmuan, serta peningkatan tanggungjawab.
Bertambahnya jumlah guru besar akan berkontribusi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penguatan kapasitas kelembagaan Universitas Halu Oleo dalam melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi. Peningkatan jumlah guru besar juga diiringi dengan tanggung jawab yang semakin besar untuk terus mengembangkan dan mengabdikan diri dalam pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya melalui kegiatan penelitian dan riset sesuai dengan bidang keilmuan masing-masing.
Guru besar atau biasa dikenal dengan “Profesor” merupakan puncak karir jabatan fungsional seorang dosen di perguruan tinggi. Saya berharap kepada para guru besar yang dikukuhkan hari ini, senantiasa menjalankan amanah akademik dengan penuh integritas, profesionalisme, dan tanggung jawab, serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan ilmu pengetahuan, pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Predikat Guru Besar hendaknya menjadi momentum untuk semakin memperkuat budaya akademik, menghasilkan karya-karya ilmiah yang berkualitas dalam bidang keilmuannya masing-masing. Guru Besar mampu menginspirasi generasi akademisi, dengan kompetensi, keteladanan, dan komitmen yang dimiliki, Guru Besar diharapkan menjadi salah satu pilar utama dalam mewujudkan perguruan tinggi yang unggul, berintegritas, inovatif, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.