UHO Peringkat 9 Nasional: Kampus dengan Infrastruktur Hijau
Senin, 23 February 2026

UHO Peringkat 9 Nasional: Kampus dengan Infrastruktur Hijau

Kendari, Pusat Media. Universitas Halu Oleo (UHO) mencatatkan pencapaian membanggakan dalam pemeringkatan UI GreenMetric World University Rankings 2025. UHO menjadi salah satu universitas di kawasan Indonesia Timur dengan performa keberlanjutan terbaik berdasarkan penilaian terhadap 1.745 institusi dari 105 negara. Di tingkat nasional, UHO berada di peringkat 28 dibandingkan dengan sejumlah perguruan tinggi di Indonesia. Skor total yang diraih oleh UHO adalah 81,88% yang diakumulasikan dari enam indikator utama pengelolaan lingkungan kampus. 

UI GreenMetric World University Rankings adalah inisiatif nirlaba dari Universitas Indonesia yang dikembangkan sejak tahun 2010 sebagai sistem pemeringkatan universitas pertama di dunia yang berfokus pada komitmen keberlanjutan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran serta mendorong institusi pendidikan tinggi agar secara konsisten memperbaiki praktik pengelolaan kampus yang ramah lingkungan.

Indikator UI GreenMetric  meliputi: Pengaturan dan Infrastruktur (Setting and Infrastructure), Energi dan Perubahan Iklim (Energy and Climate Change), Pengolahan Limbah (Waste), Air (Water), Transportasi (Transportation), serta Pendidikan dan Penelitian (Education and Research). Dalam skala global, total nilai 8.187,5 yang diperoleh UHO menempatkannya pada peringkat ke-193 dunia

Khusus untuk aspek Pengaturan dan Infrastruktur (Setting and Infrastructure), UHO berada di posisi ke-9 tingkat Nasional. Aspek ini berkaitan dengan gambaran dasar mengenai komitmen universitas terhadap lingkungan hijau. Indikator ini juga menunjukkan kelayakan kampus disebut sebagai “Kampus Hijau” yang ditandai dengan ketersediaan lebih banyak ruang hijau, melindungi lingkungan, serta mengembangkan energi berkelanjutan.  

Secara spesifik, UHO mencatatkan skor penuh (100 poin) pada penggunaan area hutan kampus untuk kepentingan penelitian dan pengabdian masyarakat. Selain itu, kebijakan pengalokasian anggaran UHO untuk upaya keberlanjutan serta rasio ruang terbuka hijau terhadap populasi kampus juga mendapatkan penilaian maksimal. Pilar Pendidikan dan Penelitian menyumbang angka besar bagi UHO. Hal tersebut didorong oleh tingginya rasio mata kuliah berbasis keberlanjutan serta intensitas publikasi ilmiah para dosen yang fokus pada isu lingkungan hidup.***

Bagikan ke
atau copy link ini
Translate »