DOSEN JURUSAN PENYULUHAN PERTANIAN (PPT) LOLOS TALENT SCOTING 2020 KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN RI

foto yanti

Talent Scoting adalah adalah workshop penulisan proposal riset untuk studi lanjut S3 di luar negeri untuk semua skema beasiswa, surat resmi undangan seleksi talent scouting 2020 dapat diakses melalui link berikut ini: https://dikti.kemdikbud.go.id/pengumuman/pembukaan-pendaftaran-program-talent-scouting-tahap-i-tahun-2020/. Talent Scouting Tahun 2020 bertujuan untuk memfasilitasi dosen untuk dapat membangkitkan kemampuan akademik yang dapat meningkatkan kesiapan dosen dalam rangka studi lanjut S3 ke luar negeri dan menumbuhkan pola pikir “entrepreneurship” untuk meningkatkan keselarasan antara dunia akademik dan dunia industri yang sejalan dengan program merdeka belajar dari Menteri Nadiem Makarim.

Berdasarkan informasi di awal kegiatan talent scouting, pendaftar kegiatan pada tahun 2020, sebanyak 1500 pelamar, dan yang lolos mengikuti talent scouting hanya sebanyak 490 peserta, yang merupakan tenaga pendidik dari seluruh indonesia yang dibagi dalam  7 gelombang kegiatan talent scouting tahun 2020.  Sasaran yang akan dicapai pada program ini adalah terjadinya peningkatan kesiapan dosen untuk melanjutkan studi S3 ke luar negeri, serta terjadi peningkatan dosen yang memiliki pola pikir entrepreneurship dan inovatif, serta mampu membangun jejaring dengan Perguruan Tinggi di dalam dan di luar negeri serta dengan dunia usaha dan dunia industri.

Hal yang mengembirakan bagi sivitas akademika Jurusan Penyuluhan Pertanian (PPT) UHO adalah bahwa salah seorang yang lolos mengikuti program Talent Scoting pada tanggal 16-17 Juli 2020 yang lalu  adalah salah seorang dosen  Jurusan PPT UHO.  Ibu Isiyana Wianti, SP., M.Si yang merupakan salah seorang dosen muda Jurusan PPT UHO yang lolos mengikuti program Talent Scoting tahun 2020. Alumni StuNed Short course Scholarship Tahun 2019 di Universitaet van Amsterdan (UvA) Belanda ini mengatakan bahwa seleksi kegiatan ini sangat ketat dengan melibatkan beragam indikator, antara lain seleksi umur, nilai IELTS sebagai bukti kecakapan bahasa Inggris, dan memiliki draft proposal penelitian dalam bahasa Inggris yang akan dibahas dan dievaluasi oleh para reviewer beasiswa BPPLN. Bagi Ibu Nur Isiyana Wianti, Ia sangat bersyukur atas jalan yang diberikan Allah SWT, dan dukungan dari keluarga, jajaran pimpinan Fakultas serta rekan sejawat baik di PPT, AGB dan FP UHO, sehingga dapat terpilih sebagai salah satu dari 490 orang peserta Program Talent Scoting tahun 2020.  Berikut penuturan langsung Ibu Nur Isiyana Wianti terkait pengalamannya mengikuti kegiatan Talent Scouting Tahun 2020:

“Saya sangat berterima kasih kepada Direktorat Sumber Daya Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Kemendikbud RI yang telah menginisiasi program talent scouting sebagai upaya pembinaan kualifikasi tenaga pendidik dalam berkompetisi memenangkan beasiswa S3 di luar negeri. Melalui kegiatan ini saya belajar banyak hal dari para reviewer tentang beragam hal sebagai bekal untuk sukses S3 di luar negeri antara lain: (1) belajar tentang membangun critical thinking dan generating ideas; (2) keterampilan how to communicate in academics dan academic writing skill; (3) pengetahuan dan keterampilan tentang research-based product commercialization; (4) pengetahuan dan keterampilan tentang how to develop a doctoral research proposal; (5) dan keterampilan membangun connectivity dan networking. Bagi saya, bagian dari pelatihan ini yang sangat menantang saya adalah pada kegiatan FGD on research proposal with emphasis on the entrepreneurship, disinilah mental juara diasah oleh para reviewer. Kekuatan mental ini lah menurut reviewer yang akan menjadi bekal utama membangun resilensi diri dalam menghadapi tantangan dan menggapai kesuksesan saat bersekolah di luar negeri. Pada kegiatan FGD, kami mendapatkan feedback secara detail terkait rancangan proposal S3 saya dari reviewer, serta diskusi dua arah yang kritis dan konstruktif untuk pemantapan proposal disertasi di luar negeri. Selain uji coba mental, serta revisi yang detail terhadap proposal disertasi saya, melalui FGD ini, saya juga mendapatkan pengetahuan penting mengenai mengkoneksikan hasil penelitian saya dibidang sosial humaniora dengan dunia usaha dan industri. Meskipun metode pembelajarannya online dengan menggunakan aplikasi Zoom, yang dimulai dari jam 9 pagi hingga jam 6 sore, namun pengelola kegiatan dan para reviewer mengemas kegiatan ini begitu menarik dan tidak membosankan. Saya berharap di masa yang akan datang, lebih banyak dosen UHO yang lolos talent scouting, agar para dosen semakin banyak yang termotivasi untuk studi ke luar negeri. Hal ini sangat signifikan pada upaya peningkatan akreditasi universitas dan upaya menjadi world class university, salah satunya melalui jaringan kerjasama penelitian dengan lingkungan internasional antara lain dengan universitas di luar negeri dan industri baik dalam maupun luar negeri. Tentunya saya berharap, bekal dari talent scouting ini akan mensukseskan saya mendapatkan beasiswa di Tahun 2020. Amin Ya Rabbal Alamin”.     

Iskandar, Ph.D mengatakan bahwa selaku pengelola jurusan PPT, sangat berharap Ibu Nur Isiyana Wianti, S.P., M.Si, dapat berhasil memenangkan kompetisi beasiswa dan sukses menyelesaikan studi S3 di luar negeri tepat waktu untuk memperkuat SDM Jurusan PPT dan menginspirasi para dosen dan mahasiswa untuk sukses studi di luar negeri. Kami yakin beliau mampu lolos ketahapan-tahapan selanjutnya, (sln).