UHO Latih Masyarakat Konawe Gunakan Pupuk Hayati Berbasis Bakteri

pelatihan_pupuh_hayati-696x360

pelatihan_pupuh_hayati-696x360

PUPUK HAYATI – Pelatihan pupuk hayati oleh tim dari Universitas Halu Oleo di Balai Lurah Kelurahan Konawe, Kecamatan Konawe, Kabupaten Konawe, pada Jumat (23/11/2018) lalu. (Muhamad Taslim Dalma/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Tim pengabdian masyarakat Universitas Halu Oleo (UHO) melatih masyarakat untuk menggunakan pupuk hayati berbasis bakteri. Salah satu sasaran yang sudah dilatih adalah masyarakat Kelurahan Konawe, Kabupaten Konawe.

Kelurahan tersebut dipilih karena masyarakat setempat sebagian bekerja sebagai petani. Pupuk hayati berbasis bakteri memiliki sejumlah manfaat alamiah dan dapat mengurangi ketergantungan terhadap pupuk anorganik.

Tim dari UHO tersebut diketuai oleh Lili Darlian dengan beranggotalan Damhuri dan Asrianto. Program itu itu merupakan salah satu wujud tridarma perguruan tinggi, yakni pengabdian terhadap masyarakat.

Lili Darlian menyampaikan, pupuk hayati yang digunakan dalam pertanian memiliki manfaat bagi pertumbuhan tanaman karena menghasilkan hormon yang didistribusikan ke tanaman, proteksi terhadap patogen (parasit), menyediakan unsur nitrogen, melarutkan senyawa fosfat dan mengurai senyawa yang terdapat di sekitar akar menjadi senyawa yang terserap bagi tanaman.

“Penggunaan pupuk hayati dapat mengurangi ketergantungan terhadap penggunaan pupuk anorganik,” kata Lili melalui pers rilis yang diterima zonasultra.com, Rabu (28/11/2018).

Dia menjelaskan, pupuk hayati tersebut dapat dibuat dengan memanfaatkan bahan baku yang tersedia di sekitar tempat tinggal masyarakat. Sumber bakteri pupuk hayatinya dari akar-akar tanaman seperti seperti akar jagung, akar padi, akar bambu, dan akar tanaman legum, lalu diformulasikan dengan bahan-bahan be kapur, terasi, gula pasir, dedak, dan air biasa.

Pelatihan yang diikuti 18 orang petani itu bertempat di Balai Lurah Kelurahan Konawe, Kecamatan Konawe, Kabupaten Konawe, pada Jumat (23/11/2018) lalu.
Tim dari UHO itu mendapat sambutan hangat yang ditunjukkan dengan masyarakat antusias mengikuti pelatihan.

“Kami sangat mengharapkan agar kegiatan itu tetap dilanjutkan untuk tahun selanjutnya,” ujar salah satu Kepala Seksi Lurah Kelurahan Konawe, Nurhayani, yang menyambut Tim UHO.

Selain itu, Nurhayani juga berharap UHO tetap memberi perhatian terhadap masyarakat Kelurahan Konawe. Misalnya dalam bentuk kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik dapat ditempatkan di Kelurahan Konawe.

 

Sumber: ZONA SULTRA