Jurusan Ilmu Lingkungan Gelar Lokakarya Kurikulum Berbasis KKNI dan SNPT

LK 1 ok

KENDARI—Lokakarya Revisi Kurikulum Program Studi Ilmu Lingkungan UHO yang dilaksanakan pada  Selasa 05 Desember sampai Rabu 06 Desember 2017 bertempat di Hotel Blitz Kendari. yang di buka oleh Dekan FHIL yang diwakili oleh Wakil Dekan I Bapak Safril Kasim, SP.,MES., dengan pemateri Bapak Prof.  Hartono, DEA, DESS yang menjabat sebagai Direktur Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Dr. Fahinu, M.Pd sebagai pemateri terkait pengembangan kurikulum Jurusan Ilmu Lingkungan.

Lokakarya diikuti oleh seluruh dosen program studi Ilmu Lingkungan FHIL UHO dan melibatkan pihak pemangku kepentingan, terdiri dari istansi terkait baik negeri maupun pihak swasta, antara lain Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sultra, BMKG Kota Kendari, Taman Nasional Rawa Aopa, Same Hotel. Lokakarya bertujuan agar dihasilkan pengembangan Kurikulum baru, untuk menjawab perubahan yang sangat dinamis khususnya mengenai pengelolaan lingkungan hidup.

Revisi kurikulum merupakan hal mutlak yang dilakukan oleh Program Studi terutama untuk menjawab permintaan pasar akan kompetensi alumni yang akan dihasilkan, disamping itu lokakarya kurikulum merupakan suatu ikhtiar yang dilakukan untuk target peningkatan akreditasi Jurusan Ilmu Lingkungan, diantaranya yang juga penting adalah mewujudkan visi universitas yang akan  menghasilkan program studi unggul di UHO dan  menghasilkan SDM yang cerdas komprehensif dalam bidang pengelolaan lingkungan di wilayah pesisir dan pedesaan kecil pada tahun 2023 mendatang.

LK 2 okDalam pengembangan kurikulum yang dilakukan, keterlibatan beberapa stakeholder yang terkait bertujuan untuk menjalin kerjasama berupa kegiatan magang mahasiswa di instansi mereka di masa yang akan datang, sehingga diharapkan peningkatan kapasitas dan kompetensi SDM dan kualitas mahasiswa iImu Lingkungan dapat diwujudkan.

Kurikulum yang akan dikembangkan berdasarkan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), merujuk pada Peraturan Presiden no 8 2012dan Standar Nasional Pendidikan TInggi (SNPT) berdasarkan Permendikbud no. 49/2014, yaitu setara dengan level 6 (setara dengan lulusan sarjana) dengan kompetensi bidang keahlian, pemanfaat IPTEKS sesuai bidang dalam penyelesaian masalah serta mampu beradaptasi terhadap situasi yang dihadapi. Selain itu lulusan juga dituntut menguasai konsep teoritis bidang pengetahuan secara umum dan konsep teoritis bagian khusus dalam pengetahuan secara mendalam, dan mampu memformulasikan penyeselesaian masalah secara prosedural.

Beberapa hal yang perlu ditekankan terkait dengan kompetensi, sesuai rujukan KKNI maupun SNPT oleh mahasiswa Prodi Ilmu Lingkungan adalah peningkatan kemampuan dan kapasitas  untuk mengambil keputusan yang tepat berdasarkan analisis dan informasi dan data lingkungan, kemampuan memberikan petunjuk dalam pemilihan berbagai alternatif solusi baik secara mandiri maupun kelompok, dan yang tidak kalah pentingnya lulusan Jurusan Ilmu Lingkungan FHIL UHO diharapkan dapat bertanggungjawab pada pekerjaan sendiri dan dapat diberi tanggungjawab atas pencapaian hasil kerja organisasi.

Diakhir sesi lokakarya, alumni Jurusan Ilmu diberikan kesempatan untuk memberikan saran dan masukan bagi pengembangan Jurusan ke depan, terutama mengenai kelengkapan sarana dan prasarana dan peningkatan keterampilan mahasiswa terkait dengan penggunaan sarana dan peralatan laborarium, sehingga alumni dapat lebih mudah diserap oleh pasar kerja (ERF).

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *