JURUSAN KEHUTANAN FHIL UHO GELAR SEMNAS HHBK UNTUK INDONESIA

Rektor Universitas Halu Oleo
Rektor Universitas Halu Oleo

Rektor Universitas Halu Oleo

 

KENDARI.  Hasil hutan dalam pikiran kebanyakan orang adalah kayu. Faktanya adalah banyak hasil hutan yang bernilai ekonomis tinggi selain dari kayu. Hal tersebut dikatakan oleh Rektor Universitas Halu Oleo yang didaulat sebagai Opening Speaker sekaligus membuka kegiatan seminar nasional Hasil Hutan Bukan Kayu di Hotel Claro Kendari pada Senin, 2/12/2019.

Prof. Dr. Muhammad Zamrun F, S.Si., M.Si., M.Sc juga menyampaikan bahwa dengan kegiatan Semnas yang seperti ini dapat meningkatkan publikasi dosen-dosen UHO dan juga meningkatkan kualitas kampus UHO serta akan memperluas koneksi dan jaringan ke luar.

Tugas UHO sebagai lembaga akademik adalah melakukan penelitian – penelitian yang muaranya adalah kemaslahatan umat, kemaslahatan bangsa dan negara. Walaupun harus diakui juga bahwa ada penelitian – penelitian yang tidak hanya ada di UHO tetapi instansi – instansi luar UHO juga melakukan penelitian, bahkan perseorangan pun melakukan penelitian. “Ungkap Guru Besar MIPA UHO.

Di tempat yang sama, Ketua Panitia Semnas HHBK mengatakan bahwa kegiatan ini sebagai wadah komunikasi ilmiah tentang aplikasi penelitian dalam bidang HHBK dan untuk mengimplementasikan kebijakan pemerintah terkait pengembangan HHBK sebagai kekuatan ekonomi baru Indonesia khususnya Sulawesi Tenggara sehingga mampu meningkatkan pemanfaatannya dan memiliki dampak pelestarian hutan bagi masyarakat.

Dr. Ir. Hj. Rosmarlinasiah, M.Si yang juga lulusan Unhas menyampaikan bahwa dalam kegiatan Semnas ini pula masih merupakan rangkaian kegiatan Dies Natalis Universitas Halu Oleo ke 38 Tahun yang dihadiri oleh pemakalah sebanyak 54 orang dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, jumlah non pemakalah 49 orang, instansi dinas kehutanan, KPH – KPH se Sultra, BKSDA, Tahura dan beberapa undangan lainya. Tutupnya’.

Semnas HHBK tahun ini mengusung tema Peranan Hasil Hutan Bukan Kayu dalam Mendukung Pembangunan Sentra dan Kemitraan Menuju Pembangunan Kehutanan Berkelanjutan. Terdapat 6 (enam) Sub Tema yakni (1) Pengembangan Sentra dan Kemitraan HHBK, (2) Manajemen dan Pemasaran HHBK, (3) Kebijakan dan Kelembagaan HHBK, (4) Pengelolaan HHBK, (5) Silvikultur HHBK, (6) Kehutanan dan Lingkungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *