Pandemi Covid 19, Jurusan Agribisnis UHO Melaksanakan Seminar Secara Daring untuk Mahasiswa Tingkat Akhir

Kendari, UHO Ketua Jurusan Agribisnis FP-UHO, Dr. Abdul Gafaruddin, mengatakan, sesuai dengan surat edaran Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) Prof. Muhammad Zamrun, dimasa pandemi Covid 19 proses seminar proposal dan seminar hasil serta ujian skripsi tetap berlangsung dengan tetap memperioritaskan sisi kesehatan dan keselamatan mahasiswa, dosen dan masyarakat.

Sebagai bentuk tanggung jawab menyelenggarakan pendidikan di tengah pandemi dan dalam rangka percepatan penyelesaiaan studi bagi mahasiswa tingkat akhir selama pandemi Covid 19 serta untuk menjamin kesehatan dan keselamatan civitas akademika, Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian UHO, telah menyelenggarakan Seminar Proposal dan Seminar Hasil serta Ujian Skripsi yang berlangsung secara dalam jaringan (Daring) menggunakan aplikasi Zoom sesuai arahan Dekan Fakultas Pertanian (FP-UHO) Prof Marsuki Iswandi, yang dalam penggunaannya dikoordinir oleh pihak UJM-SI Fakultas Pertanian UHO.

Sementara itu, merujuk surat edaran Rektor UHO, seminar secara daring tetap dilaksanakan dari Ruang Jurusan Agribisnis dibawah pengawasan secara langsung oleh Ketua dan Sekretaris serta Staf Jurusan Agribisnis dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan koordinasi yang berlapis di tingkat Fakultas dan Universitas.

“Kita menyiapkan seminar secara daring untuk seminar proposal dan hasil serta ujian skripsi namun dalam pelaksanaanya masih ditemui hambatan terutama kualitas jaringan internet yang sangat menentukan jalannya seminar dan dalam hal semacam itu untuk memastikan jalannya seminar sesuai yang diharapkan maka kita siapkan tiga jaringan internet yang berasal dari jaringan internet UHO, Indihome dan Telkomsel.” terang Gafar.

Senada dengan itu, Sekretaris Jurusan Agribisnis pada kesempatan yang sama mengatakan, kesehatan dan keselamatan menjadi perioritas nomor satu. Oleh karena itu untuk seminar yang tidak dapat dilaksanakan secara langsung di Jurusan Agribisnis akan berlangsung secara daring. “Namun apabila seminar tidak bisa secara daring, maka memungkinkan bagi pembimbing dan penguji untuk hadir ke ruang seminar, untuk melaksanakan seminar dengan protokol Covid yang sangat ketat, kemudian juga  harus berkoordinasi sejak awal dengan pihak fakultas,” katanya.

Irmaningsih menambahkan, pengelola jurusan telah diminta untuk melaksanakan peraturan yang telah dikeluarkan oleh pihak rektorat secara lebih detail. “Mulai dari menggunakan masker atau face shield, mencuci tangan dan menjaga jarak serta menambahkan syarat tambahan harus dalam kondisi sehat baru bisa masuk ke kampus,” lanjut Irma.

Melihat kondisi pandemi Covid 19 yang belum ada tanda-tanda akan berakhir, baik Gafar maupun Irmaningsih kompak mengatakan bahwa dalam situasi seperti ini dibutuhkan kreativitas pengelola jurusan dan semangat yang pantang menyerah, serta dilakukan secara gotong royong oleh semua civitas akademika Jurusan Agribisnis dengan jiwa yang adaptif sesuai moto UHO “BISA JAGAD KITA : Bersih Indah Sejuk Aman Jujur Adil Gotong Royong Adaptif Disiplin Kreatif Inovatif Toleran Amanah,” tutup Gafar. (As)